Showing posts with label teknologi informasi. Show all posts
Showing posts with label teknologi informasi. Show all posts

Sunday, 4 October 2015

Cost Benefit Analysis Financial Approach

Sekarang saya akan membagikan salah satu materi dalam manajemen resiko dan investasi teknologi informasi berupa pendekatan keuangan analisis keuntungan biaya. Pertama cash flow atau aliran kas dimana dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:
·         Initial: awal periode suatu proyek, umumnya negatif;
·         Operasional: selama operasional proyek; dan
·         Terminal: akhir proyek.
Umumnya initial cash flow negatif, operasional dan terminal cash flow bernilai positif. Nilai uang terbagi menjadi beberapa konsep dimana terdapat present dan future value, terdapat cost of money, terdapat discount cash flow dan adanya pengaruh inflasi. Present Value adalah nilai nominal yang diterima ata dikeluarkan di masa sekarang, sedangkan Future Value adalah nilai nominal yang diterima atau dikeluarkan di masa depan. Untuk menghitung present value atau nilai sekarang dapat menggunakan rumus:
PV = A / (1 + K)n
Dimana: PV= present value, A= uang n tahun ke depan, K= bunga tahun, dan n= jumlah tahun.
Terdapat istilah lainnya yaitu cost of capital, cost of equity, dan cost of debt. Cost of Capital biasanya digunakan untuk perusahaan terdiri dari equity (penanaman modal) serta loan capital (pinjaman modal-debt).Cost of Equity yaitu penanam modal mengharapkan keuntungan dari bunga saham dan pertumbuhan modal. Dengan menanamkan modal di perushaan, penanam modal mengharapkan pertumbuhan lebih baik daripada obligasi pemerintah. Sedangkan Cost of Debt keadaan dimana penanam modal yang bermain aman dengan memberikan pinjaman, tidak perlu bunga besar tetapi membutuhkan kepastian.
Didalam materi ini juga dibahas mengenai payback, yaitu perhitungan seberapa cepat investasi dapat kembali biasanya berupa satuan waktu. Selain itu kita juga akan mengenal Internal Rate of Return (IRR) yaitu tingkat bunga yang menyamakan present value aliran kas masuk dengan present value keluar (net present value dianggap 0, dan pencarian bunga dengan cara coba-coba. Net Present Value adalah perhitungan selisih antara nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang penerimaan kas bersih, apabila bernilai positif maka dapat diterima.
Kemudian kita juga mengenal Return of Investment, provit atau keuntungan yang dihasilkan dalam suatu investasi relatif terhadap modal yang dibutuhkan. Return of Investment dibandingkan dengan tingkat pembelian yang diinginkan. Untuk menghitung return of investment dapat menggunakan cara:
ROI = rata-rata profit tahunan / rata-rata modal yang digunakan
Sekian pembahasan mengenai pendekatan keuangan analisis keuntungan biaya, semoga memberi manfaat.

Saturday, 3 October 2015

Pengantar Tentang Audit Teknologi Informasi (Audit TI)

Audit dalam suatu perusahaan tidak saja dilakukan pada bagian keuangan atau biasa disebut audit keuangan, namun pada bagian teknologi informasi juga diperlukan audit teknologi informasi yang dapat meningkatkan pengamanan aset, integritas data, efektivitas sistem serta efisiensi sistem yang dimiliki oleh perusahaan. Adapun latar belakang mengapa diperlukan adanya audit teknologi informasi diantaranya:

  • banyak permasalahan dalam pengelolaan TI;
  • konsekuensi dari kehilangan sumber data;
  • memastikan sistem TI berjalan sesuai dengan kebutuhan dengan melakukan audit TI;
  • kemungkinan salah alokasi yang disebabkan keputusan dari data yang tidak benar;
  • memajukan dan meningkatkan nilai guna layanan TI;
  • biaya yang tinggi dari kerusakan komputer;
  • kebutuhan terhadap pemeliharaan dan kerahasiaan dari setiap pribadi; serta
  • kemungkinan kerusakan komputer.
Adapun kegiatan yang dilakukan dalam audit yaitu menilai keefektifan aktivitas dokumentasi dalam organisasi, mengidentifikasi kelemahan di sistem, mengukur tingkat efektifitas dari sistem dan terakhir memonitor kesesuaian dengan kebijakan, sistem, prosedur dan tata kelola.
Terdapat beberapa jenis audit TI yaitu System Audit (sistem terdokumentasi), Compliance Audit (menguji efektifitas implementasi), dan Product/Service Audit (menguji suatu produk atau layanan telah sesuai seperti spesifikasi yang telah ditentukan dan cocok digunakan). Selain audit TI juga terdapat Audit Sistem Informasi yaitu proses dari pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti.
Audit sistem informasi sendiri terbagi menjadi dua kategori yaitu Pengendalian Umum serta Pengendalian Aplikasi. Pengendalian umum menjamin integritas data yang terdapat di dalam sistem komputer dan sekaligus meyakinkan integritas program atau aplikasi yang digunakan, sedangkan pengendalian aplikasi memastikan bahwa data di-input secara benar. Landasan yang digunakan untuk melakukan audit sistem informasi salah satunya CobIT, yaitu panduan kerja dalam pengelolaan teknologi informasi.
Untuk melakukan audit TI tentu terdapat kode etik yang harus dipatuhi oleh auditor, diantaranya:

  1. mendukung implementasi standar;
  2. melayani secara jujur;
  3. menjaga kerahasiaan dari informasi yang didapatkan;
  4. melaksanakan tugas secara obyektifdan independen;
  5. mendukung edukasi kepada klien; dan
  6. menjaga profil sehingga tidak membuat kesan buruk bagi seorang auditor.
Setelah memenuhi kode etik untuk melakukan audit TI, selanjutnya metodologi dalam melakukan audit. Metodologi tersebut yaitu:

  • merencanakan audit;
  • mengidentifikasi resiko dan kendali;
  • mengevaluasi kendali dan mengumpulkan bukti;
  • mendokumentasikan temuan-temuan dan mendiskusikan dengan auditee; terakhir
  • membuat laporan akhir dan mempresentasikan hasil-hasil yang diperoleh.
Auditor juga harus mengetahui prosedur-prosedur audit yang dimulai dari memahami berbagai jensi pengendalian, pengujian terhadap pengendalian, pengujian substantif terhadap transaksi dan terakhir prosedur pengujian dianalisis.